"terima kasih karena memakai foto tanpa izin :)"
Beberapa waktu yang lalu, saya akhirnya bisa mengakses internet dari laptop setelah modemku rusak. Awalnya hanya ingin mengisi rencana studi semester 6, tapi malah berlanjut membuka facebook, twitter, dan email. Singkat cerita, saya membuka salah satu email pemberitahuan dari blog. Di email tersebut terdapat seseorang mengomentari salah satu postingan saya di blog. Isi komentar itu adalah kalimat pertama di tulisan ini.
Bisa dibayangkan perasaan saya saat membaca komentar ini, 'menusuk' banget lah pokoknya. Maksud hati ingin menebar motivasi dan menghimbau untuk menjaga integritas, malah kena teguran dari orang karena tindakan yang kurang jujur (yah, saya asumsikan seperti itu). Diri ini merasa tertampar, karena masih belum mampu mengerjakan apa yang dikatakan. Padahal, Allah sangat murka pada orang tipe ini. Ya Allah, jauhkan hamba dari murka-Mu... :'(
Memang, selama ini saya kerap menggunakan gambar sebagai ilustrasi di tulisan saya, dan mayoritas diambil begitu saja dari Google, dengan anggapan bahwa semua gambar yang telah diunduh di internet bebas diambil dan digunakan sesuka hati, tanpa harus izin. Ternyata memang ada orang yang tidak menginginkan hasil karyanya dipakai dengan bebas oleh orang lain, meskipun orang tersebut mengunduhnya ke dunia maya.
Nah, di sinilah sopan santun dibutuhkan, dengan meminta izin pada orang tersebut untuk menggunakan fotonya untuk kepentingan kita, entah status sosmed, entah artikel blog, dll. Bila diizinkan, baru kita pakai gambarnya. Bila tidak, cari gambar lain atau buat ilustrasi sendiri. Dengan begini, mungkin kejadian yang saya alami tidak terulang lagi. Kita tak perlu 'menyinggung' perasaan pemilik gambar, dan pakai gambarnya juga lebih tenang karena sudah minta izin. Yah, bisa dibilang win-win solution lah, hehehe.
Namun, kalau memang jago desain sih lebih baik buat sendiri gambar ilustrasinya, supaya pesan yang ingin disampaikan di tulisan lebih klop dengan ilustrasi yang dihadirkan (karena yang buat tulisan dan gambar masih orang yang sama). Selain itu, ini juga mengasah kemampuan kita dalam desain-desain gambar dan poster, lumayan buat latihan bikin poster TA, hehe.
Perlu diingat oleh kita, pengguna dunia maya juga manusia, yang punya haknya masing-masing. Maka sudah sewajarnya bila tak hanya di dunia nyata, di dunia maya pun kita harus menjaga adab dan sopan santun kita pada orang lain. Terlebih kita sebagai seorang muslim, penganut agama Islam, yang memiliki ajaran yang super sempurna, termasuk dalam mengatur hubungan antar manusia. Tidak lengkap rasanya jika ajaran ini hanya berakhir di buku-buku agama, tanpa berlanjut ke pengamalan dalam keseharian. Yuk jaga sopan santun, yuk perbaiki diri!! :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar