Selalu ada saja penghalang dan rintangan yang melintang.
Mulai dari kerikil kecil yang kerap membuat orang tersandung
Hingga batu besar yang membuat orang menyerah.
Jalan itu tak selalu mulus.
Selalu ada yang harus dikorbankan.
Entah itu waktu luang, istirahat, kesenangan,
Atau mungkin orang-orang terkasih, harta, bahkan nyawa.
Tapi, itulah perjuangan.
Jalan itu tak selalu mulus.
Air mata, kesempitan, kesulitan, luka,
Akan berusaha lambatkan laju langkah ini
Sebelum akhirnya tiba pada
Senyum, kelapangan, kemudahan, dan penyembuhan.
Jalan ini tak selalu mulus.
Bukankah Ia memang menyediakan dua jalan
Yang bisa kita pilih salah satunya?
Maka, pilihlah jalan yang mampu dekatkan diri pada-Nya
meski, sekali lagi, JALAN ITU TAK SELALU MULUS
Jalan itu tak selalu mulus.
Ada air mata sebelum tawa
Ada kesempitan sebelum kelapangan
Ada kesulitan sebelum kemudahan
Ada luka sebelum penyembuhan
Tapi, satu yang pasti.
Ada SABAR yang menjembatani mereka.
Jalan itu memang tak selalu mulus.
Tapi, bukankah kita masih memiliki Dia
Yang bersedia mendengar keluh kesahmu
Dan mengabulkan permohonanmu?
Dia-lah pemilik segala ujian
dan Dia pula pemilik segala solusi.
Dia menjanjikan KEMUDAHAN
Bagi orang yang sanggup menjalani KESULITAN
Dia yang mencintai Hamba-Nya yang selalu berusaha dan berdoa pada-Nya
Dia yang selalu bersama orang yang sabar
Dia yang menyediakan SURGA dan ISINYA bagi Hamba-Nya yang ikhlas berjuang di JALAN-NYA
Maka, teruslah mendekati-Nya,
Karena hanya Dia-lah yang layak dipuja dan hanya Dia-lah sumber segala pertolongan.
Jalan ini tak pernah mulus, kawan.
Selalu ada jalan mendaki nan curam yang temani langkah kita.
Namun, tanpa ia (jalan mendaki nan curam), apakah bisa kita mencapai puncak tertinggi?
Karena jalan yang datar hanya akan membuat kita terpaku di tingkat yang sama....
Wallahu A'lam Bish Shawaab...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar